Wanita di pecat bos, gara - gara ijin jaga anak yang sedang sakit


Nasib malang dialami seorang ibu bernama Cryatal Reynolds Fisher. Dia nyaris kehilangan pekerjaan hanya karena meminta izin tidak masuk kerja kepada bosnya untuk menjaga buah hatinya yang sakit.

Melansir Independent, kisahnya bermula ketika buah hatinya, Jason, terbaring di rumah sakit karena demam tinggi. Agar tetap bisa menjaga anaknya, karyawan ritel P S Food Mart itu menghubungi sang manajer dan meminta izin tak bisa masuk. Fisher juga menjelaskan kondisi sang anak.

Fisher mengirimkan pesan dan meminta bos untuk perpanjangan cuti demi menjaga anaknya yang dirawat ke rumah sakit. Anaknya harus mendapatkan pertolongan secara intensif karena terkena infeksi bakteri.

Setelah Jason membaik, Fisher mengirimkan pesan kembali kepada atasan dan berkata bahwa dia sudah bisa bekerja. Tapi, apa reaksi dari atasannya?. DOMINOQQ

“Kami tak pernah melakukan ini. Jadi, saya menerima pemberhentian diri kamu,” bunyi pesan yang dikirim manajer.

Fisher terkejut dan bertanya apakah dia benar-benar dipecat. Manajer membenarkan dan menganggap wanita ini keluar dari pekerjaan ketika mengatakan tak bisa masuk kerja.

Kesal dengan perlakuan “ kejam” sang bos, dia mengunggah tangkapan layar pesan percakapan Fisher dengan sang bos di akun Facebook-nya. Unggahan tersebut sudah menjadi viral dan dibagikan lebih dari 74 ribu kali.

Warganet juga menanggapinya dengan beragam respons. Warganet bahkan beramai-ramai mendoakan anak Fisher lekas sembuh. Bahkan, ada juga yang mention Folk Oil Company—pemilik PS Food Mart.

Beruntung perusahaan berada di pihak Fisher. Perusahaan mengatakan dia bisa mengambil cuti yang dia butuhkan. Perusahaan juga telah memecat sang manajer.

PS Food Mart dan Folk Oil Company mengatakan cara manajer memecat Fisher itu tak sejalan dengan nilai perusahaan. AGEN DOMINOQQ

Melihat dukungan yang besar dari warganet dan perusahaan, Fisher bersyukur. “Tujuan saya hanya satu, yaitu anak saya bisa melihat ibunya ketika dia membuka mata,” kata Fisher.

Nah, bagaimana menurutmu atas kasus yang dialami Fisher. Apakah kamu pernah mendengar atau mengalami hal serupa?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.