Istri Pensiunan TNI AL Tak Sempat Lihat Wajah Pembunuh


Istri pensiunan TNI AL Hunaidi (82) sudah diperiksa Polisi. Disebutkan istri Hunaidi sudah dalam keadaan jauh lebih baik meskipun masih ada trauma. 

"Istrinya sudah lumayan membaik meskipun masih ada trauma waktu itu kemudian sudah diperiksa sama penyidik kita," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, di kantornya, Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).

Polisi mengatakan istri Hunaidi hanya melihat pelaku dari tampak belakang. Meski begitu Polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku. 


"Tidak (istri tidak lihat), karena dia melihat belakang, ciri-ciri badannya saja. Tapi kalau muka dia katanya nggak melihat," ungkap Indra. 

Indra mengatakan telah memeriksa 6 saksi sejauh ini. Selain keterangan verbal, penyidik juga terus mendalami bukti-bukti lain. 

"Insyaallah kita ungkap terus cari saksi-saksi mata yang melihat yang bersangkutan berada di situ sebelum, mungkin saat juga. Sedang kita dalami bukti-bukti petunjuk lain sampai dengan saksi-saksi, kan baru 6 kita periksa. Ini kan nambah terus nih. Insyaallah mudah-mudahan seizin Allah SWT ini bisa terungkap," tutur Indra. 

Ia mengatakan ada beberapa kendala pengungkapan kasus tersebut seperti barang bukti yang digunakan untuk menusuk tidak ditemukan. Lainnya yaitu tidak adanya CCTV. 

"Ini karena kita harus memastikan senjata pun dia tidak tinggalkan di TKP. Pisaunya dia (pelaku) bawa, terus kemudian kendala lain memang di situ minimnya CCTV dan lain sebagainya yang kita kesulitan kemudian kondisi waktu itu sepi," ucapnya. 

Selain itu polisi juga membentuk dua tim untuk menyelidiki internal apakah korban memiliki musuh atau tidak. Sementara itu tim kedua tim eksternal untuk mengecek apakah murni pembunuhan. 


"Ya, untungnya itu kita lihat kalau ada mungkin seandainya motif pribadi mungkin, kalau luar (tim eksternal) apakah ini benar dugaan seperti itu. Tapi ini kan kita dalami terus. Ini masih misteri dan terus kita, tahapan penyidikan terus berjalan," ujarnya. 

Selain itu polisi juga berkoordinasi dengan TNI AL karena lokasi kejadian merupakan komplek TNI AL. Indra mengatakan koordinasi juga terus dilakukan untuk proses penyidikan. 

"Oh iya kita terus koordinasi karena memang ini masuknya dalam lingkungan komplek TNI angkatan laut kita kerjasama tentunya. Kerjasama kita koordinasi cukup bagus. Mungkin ada informasi-informasi yang kita dapatkan dari mereka untuk nambah referensi buat kita mengungkap kasus ini," ujarnya. 




Bandar Bola Terbesar Dan Terpercaya



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.