TNI Akan Mengamankan Tabligh Akbar Oleh Ustadz Bahtiar Nasir Di Garut


TABLIGH AKBAR OLEH USTADZ BAHTIAR NASIR DI GARUT. Di media sosial beredar informasi tentang acara akbar yg akan diselenggarakan Sabtu, 11/11/’17 tsb. Warga Garut menyambut gembira, tapi seperti sudah diduga pihak NU setempat menyatakan keberatannya dengan rencana itu.


Alasannya hampir sama dengan alasan pembubaran pengajian Ustad Felix Siauw di Bangil, 2 hari lalu. Yaitu ceramah mereka dianggap melukai perasaan sebagian warga Indonesia dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Atau lebih mudahnya kedua ustadz itu selalu mereka tuduh anti Pancasila dan anti NKRI.

✔TERIMA KASIH TNI.
Hari ini media sosial jg mengabarkan tentang rencana pengamanan acara Tabligh Akbar tsb. Disebutkan ada pihak yg akan memprovokasi situasi. Pihak yg seperti itu biasanya dijuluki PROVOKATOR. Masyarakat Garut yg resahpun melakukan koordinasi di Kantor Kodim setempat, dan untuk sementara mereka dapat berlega hati.

Inilah Hasil Rakor panitia Tabligh Akbar dengan Kodim 0611 GARUT hari ini:

1. Kodim akan mengambil langkah langkah ke pihak pihak terkait untuk melanjutkan rencana pelaksanaan Tabligh Akbar Garut.
2. Kepada Panitia Tabligh Akbar agar supaya memantapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan Tabligh Akbar.
3. Diberitahukan kepada koord, peserta agar di informasikan memakai baju koko warna putih.
4. Diimbau kepada panitia agar menenangkan peserta Tabligh Akbar karena ada pihak yg mencoba memprovokasi situasi.

Demikian hasil rakor dengan Kodim agar menjadi perhatian semua pihak. Wassallamullaikum wr. wb.

Dulu Belanda benci kepada kegiatan ulama, karena sifat pejuang tumbuh subur di masjid2 dan pesantren2.
Dulu tokoh PKI yg mengaku2 beragama Islam juga membubarkan Masyumi dan memecah belah Islam. Karena mereka menyadari, tak mungkin ada penduduk Muslim dan penduduk Komunis yg sama besarnya di satu negara. Salah satu harus dimatikan.

Jadi jika ada pihak yg gemar membubarkan pengajian, mengepung masjid, memfitnah dan memutar balik fakta, sudah sangat jelas siapa yg harus dimatikan.

Ingat. Oknum NU tidak sama dengan Umat NU. Ormas2 di bawah NU tidak mewakili suara seluruh Warga NU. Jadi, TETAP CINTAI NU-NYA BASMI PENYELEWENGANNYA


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.